PROGRES JALAN KEBAYAN–BALAI SEBUT CAPAI 85%, TIM INVESTIGASI RADAR KITA BERSAMA ASWIN KALBAR APRESIASI PEMBANGUNAN
KALIMANTAN BARAT, Tim Investigasi ( RADAR KITA & ASWIN) Kalimantan Barat melakukan pemantauan terhadap pekerjaan jalan ruas Kebayan–Balai Sebut yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026 melalui Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Barat.
Pemantauan dilaksanakan pada Rabu, 21 Oktober 2026, sekitar pukul 08.00 WIB, di ruas jalan Kebayan–Balai Sebut. Berdasarkan informasi progres pekerjaan yang disampaikan, realisasi fisik saat pemantauan telah mencapai 85 persen, dengan waktu pelaksanaan berjalan selama 84 hari dan sisa waktu kontrak 66 hari. Dengan demikian, masih terdapat sekitar 15 persen pekerjaan yang harus diselesaikan.
Ketua Bidang Investigasi ASWIN Kalbar, Nardi M, menyampaikan apresiasi atas perkembangan pekerjaan tersebut. Ia berharap sisa pekerjaan dapat dituntaskan sesuai jadwal, spesifikasi teknis, dan ketentuan kontrak agar hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurut Nardi, kondisi jalan yang semakin baik sangat membantu kelancaran mobilitas warga, terutama masyarakat yang setiap hari menggunakan jalur tersebut untuk menjalankan aktivitas ekonomi maupun keperluan lainnya.
“Pembangunan jalan ini sangat membantu aktivitas masyarakat. Kami mengapresiasi progres yang telah dicapai dan berharap sisa pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik, sesuai spesifikasi teknis serta mengutamakan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Mahadi, salah seorang warga yang kerap melintasi ruas jalan Kebayan–Balai Sebut. Ia mengaku merasa lebih nyaman melihat kondisi jalan yang pengerjaannya telah mendekati tahap penyelesaian.
Mahadi turut mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Barat atas perhatian terhadap pembangunan infrastruktur jalan yang dibutuhkan masyarakat.
“Kami sebagai masyarakat yang sering melintasi jalan ini merasa nyaman melihat kondisinya yang hampir selesai dikerjakan. Terima kasih kepada Bapak Gubernur Kalimantan Barat yang telah memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan kami. Semoga pembangunan seperti ini terus berlanjut agar akses masyarakat semakin baik,” ungkap Mahadi.
Meski progres pekerjaan telah mencapai 85 persen, Tim Investigasi ASWIN & RADAR KITA mencatat bahwa pekerjaan marka jalan masih belum dilaksanakan. Berdasarkan informasi yang diperoleh, pihak pelaksana masih menunggu hingga lapisan aspal memenuhi waktu pematangan yang dipersyaratkan sebelum marka diaplikasikan.
Dengan sisa progres sekitar 15 persen dan waktu pelaksanaan 66 hari, penyelesaian pekerjaan tahap akhir diharapkan dapat berjalan sesuai ketentuan kontrak. Pemasangan marka jalan perlu dilakukan berdasarkan spesifikasi teknis yang berlaku karena menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.
Tim Investigasi menegaskan bahwa monitoring tersebut merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial terhadap pelaksanaan pembangunan yang menggunakan anggaran publik. Pengawasan dilakukan untuk mendorong transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pekerjaan agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
ASWIN Kalbar berharap pekerjaan jalan Kebayan–Balai Sebut dapat diselesaikan secara menyeluruh, tepat mutu, dan tepat waktu, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.
Editor (Dhen Baong)


